Nama :Rinda Sri Rahmawati
NIM :21061019
PRODI :Desain Grafis
Mata Kuliah :Bahasa Indonesia
Tanya Jawab : Kelompok 3
Ejaan Yang Disempurnakan
1. (Salma Elshinta, kel. 4) dalam penulisan tanggal, sebenarnya yang paling relevan itu harus menggunakan tanda apa dan jelaskan alasannya !
Jawab: Mengacu pada EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) dalam Bahasa Indonesia, untuk penulisan tanggal yang baku dalam format panjang adalah dd mmmm yyyy (17 Agustus 1945) atau dalam format pendek menggunakan tanda hubung adalah dd-mm-yyyy (17-8-1945 atau 17-08-1945).
2. (Elsya, kel. 4) mengapa beberapa kosakata dalam Bahasa Indonesia itu banyak berasal dari unsur serapan?
Jawab: Kata serapan dalam bahasa Indonesia adalah kata yang berasal dari bahasa lain (baik itu bahasa daerah maupun bahasa luar negeri) yang kemudian ejaan, ucapan, dan tulisannya disesuaikan dengan penuturan masyarakat Indonesia untuk memperkaya kosakata. Hingga pada suatu titik waktu, kata-kata yang dihasilkan melalui kesepakatan masyarakat itu sendiri umumnya mencukupi keperluan itu, tetapi manakala terjadi hubungan dengan masyarakat bahasa lain, sangat mungkin muncul gagasan, konsep, atau barang baru yang datang dari luar budaya masyarakat itu. Dengan sendirinya juga diperlukan kata baru. Salah satu cara memenuhi keperluan itu —yang sering dianggap lebih mudah— adalah mengambil kata yang digunakan oleh masyarakat luar (Bahasa asing) yang menjadi asal kata baru itu.
3. (Dzikri, kel. 4) apakah ketika ada daftar urutan di dalam 1 kalimat harus ada titik dua?
Jawab: Tergantung kalimat pernyataannya, penggunaan tanda titik dua digunakan pada akhir pernyataan yang lengkap. Tapi, hal ini hanya berlaku jika masih dalam rangkaian yang sama ya.
Contoh:
- Kita persiapkan perlengkapan berkemah: tenda, ransel, jaket, dan pakaian tidur.
Lain halnya jika rangkaian tadi merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. Penggunaan tanda titik dua tidak digunakan.
Contoh:
Kita memerlukan tenda, ransel, jaket, dan pakaian tidur.
4. (Septian, kel. 5 ) Mengapa teks percakapan harus ada tanda kutip?
Jawab: Penggunaan tanda kutip pada sebuah teks percakapan atau dialog menjadi sangat penting karena sudah termasuk kedalam aturan tata cara penulisan dialog yang baik dan benar sesuai dengan aturannya, yaitu kita harus berpedoman pada PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) yang di dalamnya terdapat pedoman tentang bagaimana cara menggunakan tanda baca yang baik dan benar.
5. (Akmal Fathurrahman, kel. 1) bagaimanakah ketentuan penulisan daftar Pustaka yang baik dan benar?
Jawab: cara menulis daftar pustaka yang baik dan benar.
1. Struktur penulisan dalam daftar pustaka memiliki urutan, seperti nama penulis, tahun terbit, judul, kota penerbit, dan nama penerbit.
2. Penulisan nama, tahun, judul dan penerbit diakhiri dengan tanda baca (.) dan nama kota penerbit diakhir dengan (:).
3. Penulisan nama pengarang jika memiliki 2 suku kata atau lebih, maka penulisan nama dibalik dan memberi tanda (,).
Contohnya, nama pengarang adalah Milea Husein maka di daftar pustaka ditulis dengan Husein, Milea.
4. Jika terdapat 3 suku kata, maka nama terakhir diletakkan di depan dan diikuti tanda (,).
Contohnya: Nugroho, Septian Aidan.
5. Jika pengarang ada 2 orang, penulisan nama pengarang pertama dibalik. Lalu, penambahan kata 'dan' di antara nama pengarang yang pertama dan kedua.
6. Penulisan daftar pustaka harus berurutan A-Z dari huruf di awal nama penulis.
6. (Asry Novia, kel. 2) kenapa penggunaan tanda kurung siku jarang digunakan dalam kalimat di buku, novel, dsb?
Jawab: karena tanda kurung siku itu biasanya dipakai untuk penulisan fiksi, seperti skripsi, karya ilmiah, jurnal dll . Tidak untuk penulisan non fiksi seperti novel.
7. (Askar, kel. 10) Mengapa tanda kutip 2 selalu terletak di depan dan di belakang kalimat?
Jawab: Hal tersebut dilakukan untuk menandai atau Mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah atau bahan tertulis lainnya seperti ucapan, kutipan, frasa, atau kata.
8. (Ilham, kel. 11) Apa saja syarat untuk menyerap Bahasa asing ke dalam B
Tidak ada komentar:
Posting Komentar