Tugas yang diberikan dari kelompok 1
Pertanyaan :
1. Bagaimana proses peralihan bahasa Indonesia pada abad ke-20!
2. Apa yang di maksud dengan arti dari ungkapan “Bahasa menunjukkan bangsa”!
3. Mengapa variasi lisan lebih singkat dari pada tulisan? Jelaskan dan berikkan contohnya!
4. Sebutkan ciri variasi bahasa baku!
5. Alasan apa yang membuatmu bangga memiliki bahasa Indonesia?
Jawaban :
1. Faktor penyebab dan satu yang terpenting di antaranya ialah adanya dinamika pergerakan politik yang dilandasi oleh hasrat yang kuat untuk merdeka. Kemerdekaan itu akan terwujud apabila semua masyarakat bangsa, yang terdiri dari berbagai suku, bersatu. Untuk itu, disadari akan pentingnya alat Indonesia yang berupa bahasa persatuan dan dijadikan milik bersama semua warga bangsa. Satu bahasa di antara sekian banyak bahasa di Nusantara, yang dianggap paling layak menjadi bahasa persatuan/kebangsaan ketika itu adalah bahasa Melayu.
Pemikiran demikian didasari kenyataan bahwa bahasa Melayu sudah merupakan bahasa yang dapat dipahami dan digunakan oleh mayoritas warga yang berasal dari berbagai suku bangsa (lingua franca) di Nusantara. Bahasa Melayu juga telah dapat menjalankan peranannya sebagai bahasa bereputasi antarbangsa dengan capaian kemantapan yang baik, baik dari sistem ejaan, peristilahan, maupun kaidah bahasanya. Bahasa Melayu dengan segala ciri yang membuatnya layak dijadikan sebagai bahasa persatuan dalam berbangsa itulah yang mendorong para pemuda yang bersemangat kebangsaan itu menjadikan dan menyebut bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia sejak Kongres Pemuda I pada tanggal 2 Mei 1926, yang dua tahun kemudian melalui ikrar bersejarah, Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, dinyatakan sebagai bahasa persatuan bagi bangsa Indonesia.
2. • Tabiat seseorang dapat dilihat dari cara bertutur kata mereka
• Kesopansantunan seseorang menunjukkan asal keluarganya
• Bahasa yang sempurna menunjukkan peradaban yang tinggi dari bangsa pemilik bahasa tersebut.
3. Variasi lisan lebih singkat daripada variasi tulisan. Hal itu disebabkan adanya bagian atau unsur tertentu pada variasi lisan yang memungkinkan untuk dihilangkan, seperti penghilangan suatu subjek, objek, dan keterangan. Konteks situasi bicara pada variasi lisan dapat membantu pendengar memahami apa yang dimaksudkan oleh pembicara.
Contohnya :
Lisan :Rombongan tamu Negara Kedekatan lagi tiba.
Tulisan :Rombongan tamu Negara akan segera tiba.
4. • Ciri yang pertama adalah dinamis. Artinya, tidak tertutup kemungkinannya untuk berkembang atau berubah secara sistemis dalam memenuhi tuntutan keperluan zaman. Kata pelanggan, misalnya, adalah bentuk yang memang kita perlukan pada zaman ini.
• Ciri yang kedua adalah seragam. Upaya pembakuan pada dasarnya dimaksudkan untuk diperolehnya keseragaman. Artinya, keseragaman didasari persetujuan penutur yang lebih banyak di antara pengguna bahasa. Kata efektif dan efisien, misalnya, masing-masing diterima dan dianggap lebih tepat digunakan untuk menyatakan sifat ‘berdaya guna’ dan ‘tepat guna’ daripada kata mangkus dan sangkil oleh mayoritas penutur bahasa Indonesia.
5. 1. Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan diraih dengan perjuangan.
2. Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu.
3. Bahasa Indonesia adalah bahasa yang sangat kaya.
4. Bahasa Indonesia adalah bahasa yang mudah sekaligus rumit.
5. Bahasa Indonesia juga dipelajari bangsa lain.
6. Bahasa Indonesia akan menjadi bahasa resmi ASEAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar